Pelatihan Implementasi RBA APU PPT Bagi Perbankan - excellence.asia

Pelatihan Implementasi RBA APU PPT Bagi Perbankan

“Membedah Hasil Penilaian National Risk Assessment Terhadap TPPU Dan TPPT Melalui Penerapan Program APU-PPT Berbasis Risiko”

0 Participant(s)
0 Review

Buy This Course

Course Fee (IDR)

IDR 30.000.000

Share Course

  • Course Type

    Inhouse

  • Course Duration

    16

  • Course Location

    Kota Administrasi Jakarta Pusat

  • Course Max Participant

    40

Course Description

Course Summary

Berdasarkan hasil National Risk Assessment (NRA) terhadap TPPU di Indonesia pada tahun 2015, diketahui bahwa Industri Perbankan dan Pasar Modal merupakan Penyedia Jasa Keuangan yang memiliki kategori risiko tinggi terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang, sementara Perusahaan Pembiayaan dan Asuransi memiliki kategori risiko menengah. Selain itu, juga diketahui bahwa tindak pidana asal terkait TPPU yang paling berisiko tinggi terjadi pada industri keuangan adalah tindak pidana narkotika, korupsi dan perpajakan serta terdapat ancaman yang baru muncul berupa penggunaan virtual currency, seperti Bitcoin.

Adanya hasil NRA tersebut, menandai mengalami pergeseran metode penerapan program Anti Pencucian uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) dari yang sebelumnya bersifat rule-based menjadi principle-based atau risk-based di Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut, OJK telah menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.01/2017 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan (POJK APU PPT) dan SE OJK Nomor 32/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Perbankan.

Salah satu pokok perubahan pengaturan dalam POJK APU PPT tersebut yaitu Penyedia Jasa Keuangan (PJK) di Sektor Perbankan, Pasar Modal, dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) memiliki kewajiban untuk melakukan identifikasi, penilaian, dan memahami risiko Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPU dan TPPT). Dengan menerapkan program APU PPT sesuai pendekatan berbasis risiko TPPU dan TPPT (Money Laundering and Terrorism Financing Risk Based Approach/ML and TF RBA), maka PJK dapat memastikan tindakan pencegahan TPPU dan TPPT yang dilakukan telah sepadan dengan risiko yang telah diidentifikasi. Selanjutnya, melalui penerapan program APU PPT yang berbasis risiko TPPU dan TPPT (ML and TF RBA), PJK juga akan mampu mengalokasikan sumber dayanya secara lebih efektif dan efisien.

Dalam melakukan penerapan program APU dan PPT berbasis risiko (risk-based approach), Bank harus dapat melakukan kegiatan identifikasi risiko bawaan (inherent risk), penetapan toleransi risiko, penyusunan langkah-langkah mitigasi dan pengendalian risiko, evaluasi risiko residual (residual risk), penerapan pendekatan berbasis risiko, serta peninjauan dan evaluasi pendekatan berbasis risiko yang memperhatikan faktor-faktor risiko, yaitu: risiko nasabah. Risiko negara atau geografis, risiko produik atau jasa, risiko saluran distribusi (delivery channel) dan risiko relevan lainnya.

Maximum Participant

40 Participants

Course Language

Indonesia

Course Core Competencies

Accountability, Decision Making, Planning and Initiative, Sustaining Functional

At the end of this course, participants will be able to…

Tujuan Umum:

Peserta dapat mengembangkan dan menyusun dokumen dan langkah-langkah strategis untuk mnelakukan mitigasi risiko terhadap TPPU dan TPPT dan mampu melaksanakan pengelolaan risiko TPPU dan PPT sesuai pendekatan berbasis risiko (Risk Based Approach on Money Laundering and Terrorism Financing) berdasarkan principle based yang sesuai dengan rekomendasi FATF.

Tujuan Khusus:

  1. Peserta meningkatkan efektivitas implementasi penerapan program APU PPT di sektor jasa keuangan dalam rangka persiapan Mutual Evaluation (ME) Kepatuhan Indonesia terhadap Rekomendasi FATF tahun 2017
  2. Proses penerimaan, identifikasi dan pelaporan nasabah dengan baik;
  3. Proses Identifikasi nasabah berisiko tinggi;
  4. peserta dapat memahami lebih komprehensif mengenai Mendukung pelaksanaan anti pencucian uang di lingkungan internal bank.

Who should take this course? Who should not?

 

  • SASARAN PELATIHAN:

 

  1. Peserta entry level sebagai pengenalan awal pelaksanaan rezim anti pencucian uang;
  2. Peserta Middle level untuk peningkatan pengetahuan dan refresh pengetahuan;
  3. Peserta Upper level untuk penyempurnaan dalam penyusunan aturan internal bank terhadap implementasi anti pencucian uang
  4. Peserta Kantor Pusat, UKK Pusat, Divisi Kepatuhan untuk peningkatan pengetahuan dan pengalaman terkait dengan pelaksanaan kewajiban pelaporan, mengeksplorasi kemampuan, kelemahan dan kendala terkait pelaksanaan pelaporan di Internal Bank itu sendiri.

What participants will need to know or do before joining this course?

none 

Course Methods

workshop, case study, discussion

Course Content

    Day 1
  • Lecture 1

    Pemaparan Hasil National Risk Assessment terhadap TPPU
  • Lecture 2

    Pemaparan Hasil National Risk Assessment terhadap Tindak Pidana Pendanaan Terorisme
  • Lecture 3

    Identifikasi TKM dan Kategori High Risk Customer berdasarkan Per. Kepala PPATK No 02/2015
  • Lecture 4

    Metode Pemantauan dan Parameter TKM
    • Day 2
  • Lecture 1

    Penilaian Risiko Tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme
  • Lecture 2

    Lanjutan sesi pertama
  • Lecture 3

    Tipologi TPPU berdasarkan Tindak Pidana Asal Yang Paling Dominan hasil NRA
  • Lecture 4

    Trend Tipologi Berdasarkan Putusan Pengadilan kasus TPPU Tahun 2013-2015

Profile Trainer

Please login to view this

Industry Expertise :  Other Services

Trainer Skills :  Account Management, Business Analysis, Financial Accounting, Interviewing

Trainer Education

  • 1.
  • Degree
  • Institution
  • Major
  • Year
  • : S1
  • : Universitas Udayana
  • :  - Fakultas Ekonomi, Jurusan : Manajemen
  • : 2002
  • 2.
  • Degree
  • Institution
  • Major
  • Year
  • : S2
  • : Universitas Indonesia
  • : - S2 Magister Akuntansi
  • : 2015

Trainer Work Experience

  • 1.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : Using Analytical Tools to Combat Corruption
  • : APG/EAG Joint Typologies & Capacity Building Workshop, 23-27 September, 2013 di Ulaanbaatar, Mongoli
  • : Other Services
  • : 2013
  • 2.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : Egmont Working Group Meeting
  • : 20–24 Januari 2013 di Oostende, Belgium
  • : Other Services
  • : 2013
  • 3.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : APG/ASEAN Workshop on Suspicious Transaction Reporting
  • : 14-17 Maret 2011 di Malaysia
  • : Other Services
  • : 2011
  • 4.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : Egmont Plenary Meeting and Working Group
  • : 27 Juni –1 Juli 2010 di Cartagena, Colombia
  • : Other Services
  • : 2010
  • 5.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : “Regional Basic Analytical Skills Workshop”
  • :  by Bank Negara Malaysia and AUSTRAC, 22-26 Juni 2009 di Malaysia
  • : Other Services
  • : 2009
  • 6.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : June 2003 – May 2004 Tax Accounting Staff
  • :  PT. Haseda Remindo
  • : Other Services
  • : 2004
  • 7.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : November 2004 – September 2006 Tax Supervisor
  • : PT. Indomarco Prismatama
  • : Wholesale & Retail Trade; Repair of Motor Vehicles, Motorcycles & Personal & Household Goods
  • : 2005
  • 8.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : October 2006 – October 2007 Section Head Accounting/Finance
  • : PT. Takagi Sari Multi Utama
  • : Other Services
  • : 2006
  • 9.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : 2010 – 2011, Anggota Tim Asistensi
  • : Satgas Pemberantasan Mafia Hukum
  • : Other Services
  • : 2010
  • 10.
  • Position
  • Office
  • Field
  • From
  • : November 2007 – December 2012 Analis dan Peneliti Transaksi Keuangan
  • : PATK
  • : Other Services
  • : 2008

Professional Qualification/Certification

  • 1.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : Sertifikasi Certified Fraud Examiner
  • : Sertifikasi Certified Fraud Examiner
  • : Accounting
  • 2.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : Diklat Konsultan Pajak
  • : Brevet C, 2006 di LP3 Artha Bakti, Jakarta
  • : Tax Strategy
  • 3.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : Diklat Konsultan Pajak
  • : Brevet A/B, 2004 di LP3 Artha Bakti, Jakarta
  • : Tax Strategy
  • 4.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : Analyst Notebook Training
  • : ICITAP-US Department of Justice, Bogor, November 17-21, 2014
  • : Data Analysis
  • 5.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : PEACE Investigative Interview Training
  • : USAID-KPK, Jakarta, 20-24Januari, 2014
  • : Interviewing
  • 6.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : “Forensic Accounting & Investigative Audit”
  • : LPAI, Bandung, 3-4Juli, 2012
  • : Accounting
  • 7.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : “Role of the Bank in preventing and combating Money-Laundering and Banking Crime”
  • : 22-23 April, 2009 di Palembang
  • : Accounting
  • 8.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : “Combating Organized Crime and Money laundering Training”
  • : 19-21 Agustus, 2008 di Solo
  • : Financial Accounting
  • 9.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : “Basic Banking Operation Training”
  • :  by FCPP, 5 Juni 2008 di Jakarta.
  • : Accounting
  • 10.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : “Board Investigation in Airport"
  • : Computer Based Training (CBT)”, 21-24 April 2008 di JCLEC, Semarang
  • : Interviewing
  • 11.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : “Southeast Asia Regional Bulk Cash Smuggling Training”
  • : 21- 24 April 2008 di JCLEC, Semarang
  • : Accounting
  • 12.
  • Certificate
  • Institution
  • Field
  • : “Pelatihan Intelijen Tingkat Dasar / Basic Intelligence Training”
  • : 26-28 Februari 2008 di PPATK, Jakarta.
  • : Integration

Detail Partner

Please login to view this

Rating and Review

0 Rating and Review Course

Related Courses



Public Comments

Login or Register to leave a comment review
0 Comment